Baru-baru ini, Dongfeng Liuzhou Motors (DFLZM) mengumumkan rencana untuk mengerahkan 20 robot humanoid industri Ubtech, Walker S1, di pabrik produksi kendaraannya pada paruh pertama tahun ini. Ini menandai penerapan massal robot humanoid pertama di dunia di pabrik otomotif, yang secara signifikan meningkatkan kemampuan manufaktur cerdas dan tanpa awak di fasilitas tersebut.
Sebagai basis produksi utama di bawah Dongfeng Motor Corporation, DFLZM berfungsi sebagai pusat penting untuk penelitian dan pengembangan independen serta ekspor ke Asia Tenggara. Perusahaan ini mengoperasikan fasilitas manufaktur otomotif canggih, termasuk basis produksi kendaraan komersial dan penumpang baru di Liuzhou. Perusahaan ini memproduksi lebih dari 200 varian kendaraan komersial berat, sedang, dan ringan (dengan merek “Chenglong”) dan mobil penumpang (dengan merek “Forthing”), dengan kapasitas produksi tahunan 75.000 kendaraan komersial dan 320.000 kendaraan penumpang. Produk DFLZM diekspor ke lebih dari 80 negara dan wilayah, termasuk Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.
Pada Mei 2024, DFLZM menandatangani perjanjian strategis dengan Ubtech untuk bersama-sama mempromosikan penerapan robot humanoid seri Walker S dalam manufaktur otomotif. Setelah pengujian awal, perusahaan akan mengerahkan 20 robot Walker S1 untuk tugas-tugas seperti pemeriksaan sabuk pengaman, pengecekan kunci pintu, verifikasi penutup lampu depan, kontrol kualitas bodi, pemeriksaan pintu bagasi belakang, peninjauan perakitan interior, pengisian ulang cairan, perakitan sub-poros depan, penyortiran suku cadang, pemasangan emblem, konfigurasi perangkat lunak, pencetakan label, dan penanganan material. Inisiatif ini bertujuan untuk memajukan manufaktur otomotif berbasis AI dan mendorong kekuatan produktif berkualitas baru di industri otomotif Guangxi.
Robot humanoid seri Walker S dari Ubtech telah menyelesaikan pelatihan fase pertamanya di pabrik DFLZM, mencapai terobosan dalam AI terintegrasi untuk robot humanoid. Kemajuan utama meliputi peningkatan stabilitas sendi, keandalan struktural, daya tahan baterai, ketahanan perangkat lunak, presisi navigasi, dan kontrol gerak, yang mengatasi tantangan kritis dalam aplikasi industri.
Tahun ini, Ubtech memajukan robot humanoid dari otonomi unit tunggal ke kecerdasan kelompok. Pada bulan Maret, puluhan unit Walker S1 melakukan pelatihan kolaboratif multi-robot, multi-skenario, dan multi-tugas pertama di dunia. Beroperasi di lingkungan yang kompleks—seperti jalur perakitan, zona instrumen SPS, area inspeksi kualitas, dan stasiun perakitan pintu—mereka berhasil melaksanakan penyortiran sinkron, penanganan material, dan perakitan presisi.
Kolaborasi yang semakin erat antara DFLZM dan Ubtech akan mempercepat penerapan kecerdasan kawanan (swarm intelligence) dalam robot humanoid. Kedua pihak berkomitmen untuk kerja sama jangka panjang dalam mengembangkan aplikasi berbasis skenario, membangun pabrik pintar, mengoptimalkan rantai pasokan, dan menerapkan robot logistik.
Sebagai kekuatan produktif berkualitas baru, robot humanoid membentuk kembali persaingan teknologi global dalam manufaktur cerdas. Ubtech akan memperluas kemitraan dengan industri otomotif, 3C, dan logistik untuk meningkatkan skala aplikasi industri dan mempercepat komersialisasi.
Waktu posting: 09-Apr-2025
SUV






MPV



Sedan
EV






